NEW YORK- Gubernur New York David Peterson menyebut ancaman bom yang terjadi di New York Times Square, Sabtu malam waktu setempat, sebagai aktivitas terorisme.
“Beruntung tidak ada satu pun yang terluka. Saat ini perhatian diberikan kepada kota, negara bagian, dan pemerintah federal untuk menghukum pelaku teroris ini ke pengadilan,” ujar Peterson seperti dikutip Reuters, Minggu (2/5/2010
Sementara itu Presiden Amerika Serikat Baraack Obama memuji langkah cep[at yang diambil otoritas terkait untuk dalam menaganagni masalah ini. Obama mengatakan pihak Gedung Putih akan terus berkoordinasi dengan New York Police Departement (NYPD) untuk mengungkap kasus ini.
Polisi sudah berhasil menjinakka bom yang ditaruh dalam mobil Nissa Pathfinder hitam itu. Wali Kota New York Michael Bloomberg menyebutkan ancaman ini bisa mematikan jika terlambat ditangani.
Kami belum mengetahui siapa dan mengapa orang melakukan ini,” ujar Bloomberg.New York Times Square merupakan lokasi tujuan wisata di Manhattan Midtown. “Kami sangat beruntung. Terima kasih kepada warga New York dan keprofesionalan petugas polisi. Kami terhindar dari sebuah peristiwa yang mematikan,” imbuhnya.
Awal mula ancaman bom terungkap dari laporan seorang warga yang mencurigai sebuah mobil SUV terparkir. Setelah diperiksa benar saja, ada asap keluar dari bagian belakang mobil disertai aroma mesiu.
Tim Penjinak Bom NYPD sudah mengamankan bom yang gagal meledak itu,” ujar Komisaris Polisi New York Ray Kelly.
Bom tersebut ditemukan dalam kotak hitam mobil Pathfinder berwarna hijau gelap di 45th Sreet and Brodway. Saat ditemukan mesin mobil masih menyala serta lampu hazardnya.
0 comments